Scroll untuk baca artikel
Berita

Heru Cahyono: PPDB, Ganti Sistem Zonasi dengan NEM dan Tes di Lokasi

97
×

Heru Cahyono: PPDB, Ganti Sistem Zonasi dengan NEM dan Tes di Lokasi

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Dalam upaya meningkatkan transparansi dan objektivitas dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) baik SMP maupun SMA, beberapa pihak mendesak agar mengganti sistem zonasi dengan penilaian Nilai Ujian Nasional (NEM) dan tes di lokasi. Hal ini perlu dilakukan agar terwujud keadilan dan jauh dari dugaan manipulasi data dalam penerimaan siswa baru.

Akademisi Cirebon, H Heru Cahyono menegaskan, penggantian sistem zonasi dengan NEM dan tes di lokasi dapat memberikan kesempatan lebih adil bagi calon siswa di berbagai daerah untuk bersaing secara merata. Khususnya di Kota Cirebon, hal ini harus dilakukan para pemangku kebijakan agar terwujud keadilan dan keterbukaan.

“Dengan NEM sebagai salah satu penilaian utama, kita bisa lebih objektif dalam menilai prestasi akademis calon siswa. Selain itu, adanya tes di lokasi juga memungkinkan sekolah untuk lebih mendekatkan proses seleksi dengan kondisi riil di lapangan,” ungkap Heru Cahyono.

Namun demikian, Heru juga menyarankan harus disertai dengan pengawasan yang ketat dan evaluasi berkala untuk memastikan tidak adanya kesenjangan atau ketidakadilan dalam proses PPDB. “Kunci utamanya adalah transparansi dan keadilan. Semua proses harus dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan peluang yang sama bagi semua calon siswa,” tegasnya.

Perubahan ini sendiri merupakan bagian dari reformasi dalam sistem pendidikan nasional yang terus berlangsung. Diharapkan, dengan adanya dorongan perubahan PPDB ini, akan tercipta lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan meritokratis bagi generasi mendatang.***

TiketFest