Scroll untuk baca artikel
Cirebon

Jalan Rusak di Cirebon, Warga: Kami Dibiarkan Nikmati Lintasan Offroad

154
×

Jalan Rusak di Cirebon, Warga: Kami Dibiarkan Nikmati Lintasan Offroad

Sebarkan artikel ini
Kondisi jalan rusak di wilayah Kabupaten Cirebon. Foto: kiriman Senda

CIREBON – Sejumlah warga khususnya pengendara yang melintas di wilayah Lobunta menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang semakin memprihatinkan.

Jalan yang menghubungkan beberapa lingkungan perumahan itu dilaporkan rusak parah, menimbulkan berbagai kendala bagi para pengguna jalan.

Warga setempat, Sendadiprana mengeluhkan kerusakan jalan yang telah berlangsung cukup lama tanpa mendapatkan perbaikan yang memadai.

“Permasalahan jalan di Wilayah Lobunta tiap tahun gak ada solusi yang benar-benar tuntas, entah apa yang jadi kendala pemerintah buat nyelesain masalah tahunan ini,” ungkap warga yang telah tinggal 11 tahun di wilayah tersebut, Senin (5/2/2024).

Bahkan, kata Senda, warga sekitar terkesan dibiarkan untuk “menikmati lintasan offroad” yang makin menantang pada musim hujan disertai banjir.

Warga berharap tindakan perbaikan dapat dilakukan secepat mungkin agar tidak menimbulkan dampak lebih lanjut bagi masyarakat sekitar.

Pihak berwenang diharapkan dapat merespons keluhan warga dengan tanggap, dan melibatkan mereka dalam proses perencanaan perbaikan jalan guna menciptakan solusi yang berkelanjutan bagi masalah ini.

Menurut Senda, terakhir kali proyek perbaikannya lumayan awet karena pinggirnya dipasang cor, tapi cukup disayangkan karena yang diperbaiki hanya setengah jalan, tidak sampai ujung ke arah perumahannya.

“Harapan saya, perbaikan jalan serta drainase di kawasan perum khususnya di Jalan Lobunta dituntaskan dengan serius agar hasilnya awet untuk jangka panjang bukan hanya tambal sulam yang akan rusak hanya dalam waktu singkat,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon menyebutkan, sebagian besar warga Kabupaten Cirebon sudah mendesak untuk segera memperbaiki jalan. Jalan dalam kondisi menghambat aktivitas sosial hingga perekonomian.

“Januari sudah bisa lelang, sesuai instruksi pemerintah pusat. Jadi, jangan sampai melakukan lelang pada pertengahan tahun,” kata Imron di Kabupaten Cirebon, Jumat (26/1/2024) lalu.

Pemerintah Kabupaten Cirebon meminta kepada masyarakat bersabar terkait jalan rusak. Proses perbaikan jalan rusak harus dilakukan berdasarkan mekanisme berlaku.

“Jalan rusak masih menyebar dari ujung timur hingga barat Kabupaten Cirebon,” ujar Imron.

Dalam catatan Dinas PUTR Kabupaten Cirebon, selama 2023 pemerintah daerah memperbaiki 236,272 kilometer jalan.

Dari total panjang tersebut, sepanjang 48,53 kilometer jalan direkonstruksi, 176,61 kilometer dilakukan pemeliharaan rutin, dan 18,12 kilometer dilakukan pemeliharaan berkala.

Jumlah anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan tersebut sebesar Rp110,8 miliar. Sebesar Rp91,6 miliar untuk rekonstruksi, Rp15,7 pemeliharaan berkala, dan Rp3,5 miliar pemeliharaan rutin.

Tahun ini, anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Cirebon pada 2024 sebesar Rp4,04 triliun.

Struktur APBD 2024 meliputi belanja daerah sebesar Rp4,04 triliun. Terdiri dari belanja operasional, belanja modal, belanja tidak terduga, belanja tidak terduga, belanja transfer.

Kemudian target pendapatan daerah sebesar Rp3,91 triliun yang bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer, dan pendapatan daerah lainnya.*(Hasan)

TiketFest