CIREBON — Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) dengan ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2025.
Program ini dilaksanakan dengan menggandeng mitra UMKM RN Dagang Kerupuk Rajungan , usaha makanan berbahan dasar hasil laut di Cirebon yang dikelola oleh Siti Rini . Melalui program tersebut, tim pengabdian UGJ memberikan dukungan berupa penerapan teknologi tepat guna (TTG) untuk meningkatkan kualitas produksi, efisiensi kerja, dan daya saing produk kerupuk tradisional.
Bantuan teknologi tepat guna yang disalurkan meliputi pengering oven, mixer, mesin pemotong, food dehydrator, kompor, tembaga, hand sealer, serta spinner . Peralatan ini diharapkan membantu proses produksi menjadi lebih higienis, terstandar, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi UMKM mitra.
Ketua Program Pengabdian kepada Masyarakat, Ingrid Multi Rezeki, ST, MT , menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan UMKM merupakan langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis potensi masyarakat.
“Melalui penerapan teknologi tepat guna, kami berharap UMKM RN Dagang Kerupuk Rajungan dapat meningkatkan produktivitas serta kualitas produk, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya pada Dialog Indonesia Media, Senin (15/12/2025).
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdiktisaintek serta Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UGJ atas dukungan dan pendanaan yang memungkinkan terlaksananya program ini.
Sementara itu, pemilik UMKM Siti Rini menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan melalui program ini. Menurutnya, bantuan peralatan dan pendampingan yang diterima sangat membantu dalam pengembangan usaha.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya program dari UGJ. Peralatan yang diberikan sangat bermanfaat untuk mempercepat proses produksi dan meningkatkan kualitas kerupuk yang kami hasilkan. Harapannya, usaha kami terus berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, UGJ kembali menegaskan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan solusi nyata melalui inovasi dan kolaborasi berkelanjutan antara akademisi dan pelaku UMKM.***











