3. Kuliner Khas Cirebon : Kue Tapel Ibu Lena

Tepat di sebelah Warung Nasi Lengko Dan Sate Kambing H.M. Sadi, terdapat kue tapel khas Cirebon yakni Kue Tapel Ibu Lena. Kue Tapel terbuat dari tepung beras dan parutan kelapa, kemudian ditambahkan bahan lainnya seperti ketan, gula merah, dan potongan buah pisang. Kue Tapel memiliki tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam.
David mengatakan rasa kue tapel sangat luar biasa dan ia sangat menyukainya. Ia bahkan berfikir untuk menambahkan es krim vanilla di atasnya.
4. Warung Nasi Jamblang Bu Fitri

Tiba waktu makan malam, David diajak untuk menyantap Nasi Jamblang di Warung Nasi Jamblang Bu Fitri yang berada di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon.
Nasi jamblang adalah kuliner khas Cirebon yang terkenal akan cita rasanya yang lezat dan beragam pilihan lauknya. Hidangan ini terdiri dari nasi yang dibungkus daun jati dan disajikan dengan berbagai macam lauk pauk serta sambal.
David pun memilih beragam lauk diantaranya sate kerang, blekutak, ati, tongkol, ikan asin, dan tidak lupa sambalnya yang khas dibungkus dengan daun pisang.
5. Mie Koclok Ibu Ijah

Makan malam David berlanjut dengan menyantap hidangan Mie Koclok Ibu Ijah di Jalan Lawanggada, Pekalipan, Kec. Pekalipan, Kota Cirebon. Mie koclok adalah hidangan mie khas dari Cirebon yang terkenal dengan kuahnya yang kental.
Mie koclok terbuat dari mie kuning yang direbus dan disajikan dengan kuah yang terbuat dari kaldu ayam yang gurih dan kental, serta dicampur dengan santan untuk memberikan cita rasa yang lezat dan kaya. Di dalamnya juga ditambahkan irisan ayam, tauge, daun bawang, dan bawang goreng untuk memberikan tekstur dan aroma yang lebih kaya.

Itu lah lima tempat kuliner khas Cirebon yang dikunjungi Youtube Davidsbeenhere dalam konten “100 Hours in Cirebon”, Dari sentuhan tradisional di dapur pembuatan botok, pedagang kaki lima hingga warung-warung lokal, Davidsbeenhere menggambarkan Cirebon sebagai destinasi kuliner yang patut dieksplorasi secara menyeluruh.











