Scroll untuk baca artikel
Gaya Hidup

Mengenal Lokomotif Livery yang Diduga Alami Kecelakaan di Bandung

619
×

Mengenal Lokomotif Livery yang Diduga Alami Kecelakaan di Bandung

Sebarkan artikel ini
Lokomotif Livery Vintage saat berada di Cirebon, Jumat (10/11/2023). Foto: Humas KAI Daop 3 Cirebon

CIREBON – Kecelakaan yang menimpa Kereta Api Turangga dan Commuterline Bandung Raya di Petak Jalan Haurpugur – Cicalengka salah satu lokomotifnya merupakan buatan Cirebon.

Manager Humas PT. KAI Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul mengatakan, salah satu lokomotif yang mengalami kecelakaan tersebut merupakan CC 201 77 17 milik Depo Induk Cirebon.

“Memang dari segi chat livery dari lokomotif tersebut merupakan lokomotif yang memiliki Depo Induk di Cirebon yaitu CC 201 77 17,” katanya, Jumat (5/1/2024).

Dirinya melanjutkan, memang untuk sarana maupun prasarana bisa beredar di seluruh Daop KAI.

“Memang lokomotif tersebut sempat diresmikan di Cirebon pada tanggal 10 November 2023 lalu untuk memperingati hari pahlawan,” lanjutnya.

Lokomotif livery vintage ini dahulu digunakan KAI selama 38 tahun dari 1953 – 1991 dan pertama kali digunakan pada lokomotif diesel pertama di Indonesia yaitu CC 200.

“Sebenarnya kata vintage sendiri sebutan dikalangan komunitas, nah livery ini digunakan sejak KAI masih bernama Djawatan Kereta Api (DKA), Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) sampai dengan Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA),” tutur Zainul.

Lokomotif CC 201 memiliki berat 84 ton dan daya mesin 1950 hp. Lokomotif yang mampu melaju dengan kecepatan 120km/jam ini, memiliki 2 bogie dimana masing-masing bogie memiliki 3 gandar penggerak dengan total 6 motor traksi sehingga lokomotif ini dapat dioperasikan pada lintas datar maupun pegunungan.*(Sakti)

TiketFest