BeritaCirebon

Pemkot Cirebon Monitoring Harga MinyaKita di Pasar Jagasatru 

422
×

Pemkot Cirebon Monitoring Harga MinyaKita di Pasar Jagasatru 

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon melakukan monitoring sekaligus sosialisasi harga MinyaKita di Pasar Jagasatru Cirebon.

Penjabat Walikota Cirebon Agus Mulyadi mengatakan, monitoring ini dilakukan untuk memantau harga minyak beserta stoknya di beberapa lokasi.

“Hari ini kita monitoring tidak hanya di Pasar Jagasatru saja, kita juga lakukan pengecekan di distributor pertama, kedua dan juga ketiga untuk memastikan harga minyak,” katanya, Selasa (7/1/2024).

Dirinya melanjutkan, untuk harga minyak goreng sendiri saat ini dipasaran masih diatas harga eceran tertinggi (HET).

“Bulog sendiri memiliki stok 34 ribu botol, dan akan didistribusikan, lalu kita monitor juga di distributor kedua masih menjual dengan harga Rp14.500 baru kemudian masuk ke D3 ada di Rp 15.500 tapi masuk ke pasar ini harganya masih tinggi,” lanjutnya.

Pemerintah Daerah Kota Cirebon sendiri akan melakukan evaluasi, harga pada tingkat pengecer sendiri Rp15.700 maksimal.

“Tapi ternyata harga dipasaran ada yang Rp17.500, ini terjadi karena proses distribusinya cukup panjang, masalah pasokan juga berpengaruh, ini jadi evaluasi,” jelasnya.

Ia memaparkan, untuk bahan pokok lainnya, seperti gula, beras masih dalam keadaan stabil, terkecuali cabai.

“Tadi kita lihat juga harga cabai merah masih dibawah harga pasar sekitar Rp45 ribu, namun untuk cabai setan sendiri sampai dengan Rp100 ribu,” paparnya.***(Sakti)