CIREBON – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 18 Kota Cirebon sepi peminat.
Anggota Panitia SPMB SMPN 18 Kota Cirebon Adi Purnomo mengatakan, pada SPMB tahun 2025 sendiri pihaknya hanya mendapatkan 41 siswa pada tahap pertama maupun tahap kedua.
“Untuk kuota sendiri memang 7 rombel, tapi kita baru dapat 41 siswa, tahap pertama 35 siswa tahap kedua 6 siswa,” katanya, Selasa (8/7/2025).
Dibandingkan tahun 2024 lalu, jumlah tersebut menurun drastis. Pada tahun 2024 sendiri SMPN 18 Kota Cirebon menerima sebanyak 80 sampai dengan 90 siswa.
“Salah satu faktor penurunan jumlah siswa sendiri adanya sekolah rakyat yang lokasi dan pangsa pasarnya sama dengan kita,” jelasnya.
Jumlah rombel berkurang sendiri akan berpengaruh kepada jam belajar dan juga guru di SMPN 18 Kota Cirebon.
“Untuk murid disini sendiri ada yang dari Kota Cirebon dan juga Kabupaten yang notabenenya dekat dengan sekolah, contohnya di mundu dan juga suci,” tuturnya.
Ia berharap, adanya kebijakan dari Pemerintah Kota Cirebon agar siswa disini bertambah minimal 3 kelas.
“Saya harap ada jaman dahulu itu lemparan siswa, barangkali bisa dapat siswa lagi,” tutupnya.***(Sakti)











