Scroll untuk baca artikel
Cirebon

Upacara di Alun-alun Kejaksan, Pj Wali Kota Jelaskan Perubahan Usia Hari Jadi

137
×

Upacara di Alun-alun Kejaksan, Pj Wali Kota Jelaskan Perubahan Usia Hari Jadi

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Upacara Hari Jadi ke-597 Cirebon dilaksanakan di Alun-alun Kejaksan, Minggu (7/7/2024). Pelaksanaan tersebut merupakan yang pertama kali sejak alun-alun yang terletak di dekat Masjid Raya At-taqwa itu selesai direvitalisasi pada tahun 2021 lalu. 

Dalam upacara itu, PJ Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi menyampaikan, peringatan Hari Jadi Cirebon tahun ini terasa sangat istimewa karena tahun ini merupakan tahun pertama penggunaan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2024 tentang Hari Jadi Cirebon, berbeda dengan tahun sebelumnya yang masih menggunakan Peraturan Daerah Nomor 24 Tahun 1996.

“Semula, Hari Jadi Cirebon ditetapkan pada 1 Muharram 791 Hijriah. Namun, berdasarkan kajian ulang dan penelusuran sejarah, Hari Jadi Cirebon mengalami perubahan menjadi 1 Muharram 849 Hijriah,” jelas Agus Mulyadi dalam sambutannya. 

Artinya, lanjut Agus, hari ini 1 Muharram 1446 H atau 7 Juli 2024 memperingati Hari Jadi Cirebon Ke-597.

Dikatakannya, momentum ini harus betul-betul dijadikan sebagai ajang untuk mensyukuri segala pencapaian yang telah kita raih selama ini.

“Rasa syukur itu harus juga dibarengi dengan kesadaran bahwa eksistensi Cirebon hari ini merupakan sesuatu yang diperjuangkan oleh para pendahulu dalam rentang waktu yang panjang,” katanya. 

Perjuangan dan keteladanan adalah nilai luhur yang harus tetap eksis dan menjadi kompas untuk menentukan arah pembangunan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

“Harapan atas kemaslahatan itulah yang menjadi spirit dalam tema peringatan Hari Jadi ke-597 Cirebon, yaitu Cirebon Mukti Lan Mulya Selawase,” kata Agus. 

Diketahui bersama, lanjut Agus, Cirebon adalah tempat tumbuhnya persatuan, terbinanya kerukunan, dan terikatnya tujuan bersama dalam bingkai gotong royong.

“Atas dasar itu, tagline “Cirebon Guyub” menjadi narasi sekaligus daya dukung sosial untuk mengingatkan kita semua bahwa konsep dan kerja besar harus bisa diimplementasikan melalui kerukunan dan semangat gotong royong yang menjadi jati diri masyarakat Cirebon,” jelasnya.***

TiketFest