Scroll untuk baca artikel
Berita

Usai Nataru, Presiden Jokowi : Harga Cabai Rawit dan Beras Sudah Terkendali

155
×

Usai Nataru, Presiden Jokowi : Harga Cabai Rawit dan Beras Sudah Terkendali

Sebarkan artikel ini
Presiden Joko Widodo saat meninjau harga sejumlah komoditi di Banyuwangi, beberapa waktu yang lalu.
Presiden Joko Widodo saat meninjau harga sejumlah komoditi di Banyuwangi, beberapa waktu yang lalu.

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kenaikan harga komoditas cabai rawit merah di pasar tradisional mulai kembali terkendali dengan harga wajar Rp70 ribu per kilogram usai perayaan Natal dan Tahun Baru 2024.

Presiden Jokowi melalui siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa, juga menyampaikan harga beras yang kini dipengaruhi oleh perubahan iklim Super El Nino secara global telah terkendali berkat implementasi strategi cadangan beras nasional.

“Saya lihat-lihat harga, terutama yang kemarin naik sangat tinggi, cabai rawit sampai Rp120 ribu, saya lihat terakhir di Jakarta. Sekarang sudah turun di sini jadi Rp70 ribu. Sudah bagus saya kira, cabai rawit sudah turun ke Rp70 ribu,” kata Presiden Jokowi dikutip dari Antara, Selasa (2/1/2024).

Presiden Jokowi juga mengecek harga beras yang kini tengah terdampak perubahan iklim Super El Nino hingga membuat 22 negara di dunia menyetop ekspor berasnya ke berbagai negara.

“Ini di seluruh negara di dunia. Karena pertama ada perubahan iklim Super El Nino, 22 negara setop ekspor beras sehingga terjadi keguncangan harga beras, harga pangan di dunia, semua negara mengalami,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi memastikan situasi kenaikan harga beras di Indonesia tidak sedrastis yang terjadi di negara lain, berkat strategi pengendalian pasokan di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) di berbagai daerah.*** (hsn)

TiketFest