Scroll untuk baca artikel
PolitikSurabaya

Baliho “Prabowo Subianto Presidenku” Menghiasi Jalanan Kota Surabaya

665
×

Baliho “Prabowo Subianto Presidenku” Menghiasi Jalanan Kota Surabaya

Sebarkan artikel ini
Salah satu alat peraga berupa baliho berukuran besar berisi materi Golkar Partaiku, Prabowo Subianto Presidenku menghiasi jalanan di Kota Surabaya, Rabu (30/8/2023). (ANTARA/HO-Golkar Surabaya)

SURABAYA– Baliho berukuran besar berisi materi “Golkar Partaiku, Prabowo Subianto Presidenku” menghiasi jalanan di Kota Surabaya, Jawa Timur, menjelang Pilpres 2024.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni, mengatakan bahwa baliho tersebut dipasang sebagai respons terhadap instruksi resmi yang datang dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, dengan tanda tangan dari Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar.

“Dalam instruksi tersebut, kami diminta untuk mensosialisasikan Letjend (Purn) Prabowo Subianto sebagai capres yang diusung oleh Partai Golkar, dan segera diminta untuk melakukan komunikasi politik dengan parpol pengusung di Kota Surabaya,” ujar Arif yang akrab disapa Toni, yang dikutip dari ANTARA, Rabu (30/8/23).

Baliho tersebut menampilkan logo Partai Golkar dengan foto calon presiden yang diusung, Prabowo Subianto, sambil memberikan hormat kepada bendera merah putih.

Selain pemasangan baliho, Arif menyebut bahwa para calon anggota legislatif DPRD Surabaya yang berada di bawah Partai Golkar juga telah mendapat instruksi untuk menyebarkan sosialisasi tentang calon presiden yang diusung oleh partai melalui pertemuan terbatas dengan masyarakat dan melalui berbagai platform media sosial yang tersedia. Selain itu, mereka juga diminta untuk memohon doa dukungan dari jamaah pengajian yang mengikuti acara ziarah wali lima.

“Kami ingin Surabaya menjadi salah satu kontributor yang mengantarkan salah satu putra terbaik bangsa yang bernama Prabowo Subianto menjadi Presiden ke 8 Republik Indonesia hasil pemilu 2024. Ikhtiar lahir kami lakukan, ikhtiar batin kami titipkan melalui jamaah pengajian yang berangkat ziarah ke makam wali, karena kami meyakini itu tempat yang mustajabah,” ungkapnya.

Arif juga menyadari upaya penertiban yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya terhadap baliho ini. Namun, ia berharap agar mereka diberikan cukup waktu untuk mensosialisasikan calon presiden yang diusung oleh Partai Golkar, selama baliho dipasang di tempat-tempat yang tidak melanggar peraturan, seperti pedestrian atau taman.

“Sepanjang itu tidak dipasang ditempat yang terlarang seperti pedestrian, taman dan lainnya,” ucapnya.

Dia juga mengakui bahwa kemampuan mereka saat ini hanya sebatas memasang baliho, sementara capres lain dapat tampil di videotron di jalanan Surabaya.

“Kemampuan kami saat ini hanya memasang baliho. Kalau dipersoalkan soal estetika itu tergantung dari sudut pandang masing-masing. Kami hanya bisa berharap kekuasaan harus memberikan iklim kompetisi yang sportif,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, Toni mengatakan bahwa mereka akan mengadakan pertemuan dengan beberapa partai politik pendukung di Surabaya untuk menyatukan strategi dalam menghadapi Pilpres. Harapannya, seluruh pengurus partai di tingkat kecamatan dan kelurahan dapat bersatu dalam menjalankan kampanye yang efektif.

“Kalau dengan ketua-ketua partai, kami sering komunikasi. Mungkin mempertemukan seluruh pengurus masing-masing partai itu yang akan kami lakukan dalam waktu dekat,” katanya.

“Semoga. Prabowo Subianto bisa memenangkan hati masyarakat Surabaya, Jawa Timur dan Indonesia,” tambah Toni.

Sebagai informasi, KPU telah menetapkan jadwal pendaftaran calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2024, yang akan berlangsung dari 19 Oktober hingga 25 November 2023. Pasangan calon presiden dan wakil presiden harus memenuhi persyaratan dukungan kursi parlemen atau jumlah suara nasional sesuai Undang-Undang Pemilu 2017.***

TiketFest