Scroll untuk baca artikel
CirebonBekasi

Kasus Dugaan Penganiayaan Bocah SMP di Sumber, Polisi Dalami Keterangan Saksi-saksi

293
×

Kasus Dugaan Penganiayaan Bocah SMP di Sumber, Polisi Dalami Keterangan Saksi-saksi

Sebarkan artikel ini
Kasatreskrim Polresta Cirebon Kompol Hario Prasetyo Seno, Jumat (8/3/2024). Foto: Dialog/Sarrah
Kasatreskrim Polresta Cirebon Kompol Hario Prasetyo Seno, Jumat (8/3/2024). Foto: Dialog/Sarrah

CIREBON– Satreskrim Polresta Cirebon mengungkapkan kasus penganiyaan bocah SMP berinisial ADS (12), di Sumber kini masih dalam tahap pendalaman dan pemeriksaan saksi-saksi.

Sebelumnya beredar video penganiayaan bocah yang diduga dilakukan di area Kali Cipager oleh teman sebayanya.

Kasatreskrim Polresta Cirebon, Kompol Hario Prasetyo Seno membenarkan adanya kejadian malang tersebut.

“Peristiwanya memang betul ada dan terjadi di wilayah hukum Polresta Cirebon kejadiannya tanggal 4 Maret 2023,” kata Hario, Jumat (8/3/2024).

Perihal kejadian tersebut pihaknya mendapat informasi, korban ADS mulanya sering diusili oleh teman-temannya.

“Jadi berdasarkan pengakuan korban korban ini sering hilang sendal sering disembunyikan oleh teman-temannya sendal nah jadi mungkin korban ini kesal pada teman-temannya kemudian menantang untuk perang sarung,” terangnya.

Kejadian ini, kata Hario bisa diketahui, usai adanya video yang memang sengaja direkam salah satu pelaku anak.

“Jadi ada salah satu pelaku anak yang mengambil video dari peristiwa itu kemudian (tersebar),” katanya.

Belum diketahui detail kejadian, Hario menyampaikan, pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Masih kita dalami, sementara kita masih melakukan klarifikasi terhadap korban. Untuk saksi-saksi yang lain ini ada sekitar 4 orang saksi yang sementara ini kita mintai keterangan,” paparnya.

Sejauh ini, kata Hario, pelaku anak diketahui ada 9 orang, namun pihaknya juga masih melakukan pendalaman.

“Pelaku sekitar 9 orang tapi masih kita dalami dan pastikan ada berapa jumlah pelaku yang baru diperiksa 3 orang,” ujarnya.

Adapun kondisi korban ADS saat ini berada di Rumah Sakit Sumber Hurip untuk menjalani visum.

“Saat ini korban baru saja kita jemput baru saja korban juga membuat laporan polisi didampingi oleh orang tuanya sementara itu, kemudian kami mengantarkan korban untuk melakukan visum di rumah sakit Sumber Hurip,” tutupnya.***

TiketFest